Fitur Baru

Selamat datang 2017 ! Selamat datang Februari !

Setelah mengalami kesibukan yang luar biasa dan perenungan yang mendalam akhirnya postingan baru tiba. Kesan sebagai seorang yang kritis, selalu bahas hal – hal yang serius, dan label rebel (pembangkang) menjadi bahan perenungan belakangan ini. Produktivitas menulis yang kian hari semakin menurun juga tak luput jadi bahan pertimbangan. Kesibukan sebagai mahasiswa tingkat akhir jadi permasalahan utama untuk bagi fokus antara menulis di blog atau menulis laporan skripsi? Rutinitas yang setiap hari mau tidak mau berhadapan dengan literatur dan angka menumpulkan pemikiran tentang berbagai permasalahan yang terjadi. Faktor semakin bertambahnya usia menjadi dalil untuk tak sembarangan beropini terhadap permasalahan. Seakan menjadi pengingat untuk memikirkan kembali kesan yang selama ini terlabel dalam diri, masih mau jadi seorang rebel?

Ya cap rebel ini seminggu ini menghantui pikiran. Tak salah apabila hal tersebut dijadikan kambing hitam akibat dari menurunnya produktivitas menulis. Berbagai macam diskusi masih sering dilakukan namun keinginan menulis satu semester kemarin tak kunjung dilakukan. Sempat terlintas dalam diri ketika mendapat kesempatan membaca biografi pahlawan kemerdekaan Bung Karno dan Bung Hatta, apakah seandainya beliau berada pada jaman sekarang mereka akan di cap sebagai seorang rebel karena pemberontakanya terhadap imperialis? masihkan mereka menjadi pemberontak sistem yang ada meskipun tak ada penjajahan di negeri ini?

Rebel atau tidak, pada dasarnya itu merupakan sebuah pilihan. Saya pikir tak semua kesempatan kita harus memposisikan menjadi seorang rebel. Bukan berarti berhenti menjadi rebel menjadikan seseorang berhenti untuk berfikir. Semangat menjadi seorang intelektual tak boleh pudar. Akhirnya menjadi seorang rebel nasionalis adalah jawaban paling masuk akal kali ini, tetap kritis terhadap berbagai masalah namun masih tau tempat. Kuncinya adalah tau tempat !

Bersamaan dengan ini saya akan memperkenalkan fitur baru dalam blog, yakni life journal. Seperti namanya, kali ini saya hanya ingin konsisten untuk menulis. Tidak mengubah gaya menulis hanya menyederhanakan tulisan yang biasanya bersifat terlalu serius dan jangka waktu update yang terlampau lama. Namun tulisan berbentuk opini atau catatan perjalanan, dan sajak tak akan berkurang selama keinginan menulis masih ada. Semoga usaha kali ini bisa mengobati produktivitas menulis yang satu semester akhir bisa dibilang vakum.

 

” It is not enough to have a good mind; the main thing is to use it well ”
– Rene Descartes

Sekian, sampai bertemu esok hari!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s